Sunday, October 13, 2013

PSIKOTEST ONLINE



Pendahuluan

Internet (kependekan dari interconnection-networking) adalah seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar sistem global Transmission Control Protocol/Internet Protocol Suite (TCP/IP) sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia.Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaidah ini dinamakan internetworking ("antarjaringan").  Seiring perkembangan zaman juga dapat digunakan untuk mempermudah seseorang untuk mendapatkan informasi yang sedang marak terjadi adalah psikotest melalui internet dan dalam kesempatan ini saya akan membahasnya  





Teori

Sebelum menjelaskan lebih dalam lagi saya akan menjelaskan secara singkat apa arti dari psokotest. Istilah psikotes (psychological testing) sering digambarkan sebagai aktivitas dalam proses seleksi yang menggunakan pendekatan psikologis. Padahal psikotes itu sendiri hanyalah salah satu bagian dari proses yang disebut asesmen psikologis atau pemeriksaan psikologis.

dan seiring perkembangan zaman muncul beberapa situs di internet yang menyediakan soal-soal psikotest. soal-soal tersebut dapat dengan mudah kita dapatkan di internet hal ini merupakan dampak dari perkembangan teknologi. Soal-soal psikotest online hamper sama dengan soal-soal psikotest yang terdapat di instansi-instansi terkait. Namun semua tergantung pada situs tersebut jika beruntung mendapatkan situs yang tepat itu akan sangat membantu namun jika mendapatkan situs yang jurang tepat justru itu akan memnjerumuskan. Psikotest online memang terdengar lebih praktis namun keakuratan soal-soalnya masih belum bisa dipertanggung jawabkan.

Analisa

Menurut pribadi saya sendiri psikotest online memang memberikan banyak kelebihan namun juga tidak lepas dari  kekurangan-kekurangan yang ada. Berikut ini merupakan kekurangan dan kelebihan psikotest online menurut pribadi saya :
Kelebihan : 
ü  Dapat melakukan psikotest dimana saja dan lebih efisien
ü  Soal-soalnya dapat dipelajari terlebih dahulu
ü  Lebih menghemat biaya dari segi financial

Kekurangan :
ü  Kekakuratannya masih belum bias dipertanggung jawabkan
ü  Dpat mengurangi SDM dalam bidang psikologi
ü  Tidak mendapatkan serifikat


Thursday, June 20, 2013

kurang cinta terhadap produk dalam negeri



Mulai sekarang banyak sekali masyarakat/sekumpulan orang yang kurang cinta terhadap produk yang dihasilkan dari negerinya sendiri, seseorang itu menganggap bahwa produk dari luar negeri tersebut jauh lebih baik dibandingkan dengan produk yang ada di dalam negerinya sendiri. Seseorang menganggap bahwa produk luar negeri lebih baik dibandingkan produk dalam negeri dipastikan ada penyebab-penyebab yang mendasari dari pernyataan yang mereka nyatakan. Disini kami akan membahas tentang sebab-sebab, dampak negatif serta dampak positif dari judul di atas, kesimpulan, saran dan lain-lainnya yang mendeskripsikan tentang judul di atas. Dengan menggunakan berbagai contoh kasus yang ada di dalam kehidupan nyata dan sedang IN (Terkini) di tanah air. Kami memiliki 3 judul utama yang akan kami bahas tentang perilaku masyarakat yang kurang cinta terhadap produk yang ada di tanah air, yaitu tentang:
1.  Hallyu Wave (Korean Wave)
2.  Penggunaan Handphone dan Smartphone buatan dari luar negeri yang sangat gencar dan mengabaikan produk komunikasi buatan dalam negeri.
3.  Penggunaan mobil Esemka yang diabaikan, padahal penggunaan mobil Esemka pada saat itu sangat gencar dan sempat dipakai oleh Gubernur DKI Jakarta yang sekarang, yaitu Joko Widodo dimana pada saat itu mobil Esemka sempat ingin digunakan sebagai mobil dinas.
                   Dari ketiga judul di atas, berdasarkan voting dari semua anggota kelompok kami yang terbanyak dipilih adalah tentang Hallyu Wave (Korean Wave). Berikut kami akan menjelaskan tentang Hallyu Wave secara mendetail.

Hallyu Wave (Korean Wave)
Sepertinya Korean Wave untuk orang-orang yang tinggal di Indonesia sudah sangat tidak asing untuk didengar di telinga lagi, dikarenakan banyak sekali fans-fans yang ada di Indonesia yang mengidolai artis-artis yang ada di negeri ginseng tersebut, serta banyak sekali artis-artis yang berdatangan ke Indonesia untuk mengadakan konser, showcase, fanmeeting dan untuk rekreasi sekalipun. Di sini kami akan menyebutkan artis-artis korea yang sedang ngetop yang ada di Indonesia, seperti: Super Junior, SISTAR, SHINee, SNSD, 2PM, 2AM, f(x), Miss A, 2NE1, Bigbang, PSY, Beast, MBLAQ, Infinite, Wonder Girls, T-ARA, Teen Top dan masih banyak lagi. Banyak sekali orang-orang di Indonesia terutama kaum remaja yang mengidolai artis-artis yang telah kami sebutkan di atas, disini kami akan membahas mengapa orang Indonesia dapat mengidolai artis-artis yang telah kami sebutkan tadi dan mengabaikan artis-artis yang ada di Indonesia. Kami juga akan membahas dampak-dampak yang ada serta kesimpulan dan saran-saran yang akan kami berikan.
1.    Penyebab-penyebab dari banyak orang yang lebih menyukai musik korea dibandingkan dengan musik yang ada di Indonesia:
1.  Karena adanya pengaruh globalisasi yang membuat orang Indonesia mengikuti budaya-budaya dari luar negeri dan mengabaikan budayanya sendiri. Dimana orang-orang Indonesia menjadi tidak memiliki konsistensi terhadap kebudayaannya sendiri sehingga selalu ikut-ikut dengan budaya yang sedang terkenal pada masa itu.
2.  Karena Indonesia merupakan negara berkembang sehingga membutuhkan negara lain untuk bekerja sama. Maksudnya adalah karena Indonesia merupakan negara berkembang, menyebabkan negara Indonesia juga akan membutuhkan negara lain melakukan kerjasama, seperti kerjasama dalam bidang ekonomi, kerjasama dalam bidang dunia hiburan, dan lain-lain.
3.  Karena kualitas yang dihasilkan oleh hallyu/Korea lebih baik dibandingkan kualitas yang dihasilkan oleh Indonesia, sehingga orang-orang yang mengenal musik hallyu lebih mudah tertarik. Dimana musik hallyu lebih berinovasi (Menciptakan sesuatu genre yang baru, bermakna dan orisinil) dibandingkan dengan musik Indonesia yang suka melakukan plagiarisme, dimana pada saat musik ini top pasti semua musik akan berkiblat ke musik itu (Contoh: Musik melayu di Indonesia dan demam KPop yang melanda Indonesia) sehingga dengan plagiarisme tersebut membuat artis Indonesia banyak dibenci oleh orang-orang Indonesia yang menyukai artis luar yang diplagiati oleh artis Indonesia tersebut.
4.  Karena artis korea/hallyu jauh lebih bagus dari segi visual dibandingkan dengan artis Indonesia. Negara Korea sering disebut dengan negara ginseng, tetapi sebutan kedua untuk negara Korea adalah negara operasi plastik, banyak sekali artis-artis Korea yang melakukan operasi plastik untuk memperbaiki kekurangan fisik mereka sehingga mereka terlihat lebih sempurna dari sebelumnya.
5.  Karena banyak pembajakan CD yang dilakukan di Indonesia sedangkan di Korea pembajakan dapat dikatakan sangat minim apabila dibandingkan dengan Indonesia. Pembajakan tersebut membuat musisi yang ada di Indonesia juga kurang bergairah untuk menghasilkan produk musik yang baru.
6.  Fashion di Korea yang sudah mendunia dan lebih maju dibandingkan dengan Indonesia yang berstagnasi bahkan cenderung turun serta hanya mengikuti konsep orang barat.
7.  Karena pemerintah di negara Korea juga sangat berperan dalam industri musik yang ada di negaranya, dimana pemerintah tersebut memberikan subsidi serta kebebasan dalam berkarya, dengan kebebasan tersebut membuat orang-orang yang ada di Korea tersebut dapat lebih berekspresi lebih dibandingkan dengan negara Indonesia yang sangat membatasi budayanya (Kolot/Kontra akulturasi) sehingga orang Indonesia kurang dapat mengekspresikan dirinya untuk bermusik, dan kurangnya peran pemerintah dalam industri musik serta hiburan yang ada di Indonesia.

2.    Dampak negatif & Dampak Positif dari Hallyu Wave/Korean Wave:
2.1  Dampak Negatif dari adanya Hallyu Wave (Korean Wave):
1.  Musik dari Indonesia banyak yang tidak mendapat perhatian dari orang-orang Indonesia, tetapi lebih memperhatikan tentang musik Korea dikarenakan kualitas yang berbeda cukup jauh dengan kualitas Indonesia yang berstagnasi cenderung menurun.
2.  Dengan adanya Hallyu Wave membuat orang-orang Indonesua menjadi lebih banyak yang memperhatikan acara-acara/program-program dari Korea:
     - Drama korea yang mendapat rating bagus di Indonesia dan sinetron Indonesia yang di    cemooh.
     - Konser musik dari artis korea yang sangat ditunggu-tunggu oleh fans yang ada di Indonesia, bahkan fansnya tersebut rela merogoh kocek yang dalam dari kisaran Rp 500.000,00 – Rp 2.500.000,00. Sedangkan mengabaikan konser-konser musik dari Indonesia.
3.  Memberikan devisit kepada negara Korea (Memperkaya negara Korea) seperti contoh: pembelian album para artis korea dan konser-konser yang diadakan di Indonesia dari artis Korea tersebut.
4.  Musik yang dihasilkan dari Indonesia semakin jauh tertinggal dari negara lain dan membuat musik dari negara Korea lebih membludak serta semakin terkenal.
5.  Musisi-musisi di Indonesia juga menjadi kurang bersemangat dalam menghasilkan produk-produk musik yang baru karena adanya demam Kpop yang ada di Indonesia karena banyak pembajakan yang dilakukan di Indonesia dan pemerintah masih sangat cuek dengan pembajakan yang ada di negara Indonesia.
2.2  Dampak positif dari adanya Hallyu Wave (Korean Wave):
1.  Para musisi di Indonesia yang masih memiliki niat dalam menghasilkan musik yang baru mendapat referensi baru dari adanya demam Kpop yang ada di Indonesia, seperti contoh: Girl group Princess yang berada pada manajemen Aprilio Kingdom yang mendapat banyak perhatian di negara Indonesia.
2.  Kerjasama yang semakin membaik antara negara Korea dan Indonesia dimana contohnya seperti pada musibah banjir di awal tahun 2013, Boygroup korea (U-Kiss) turut berdonasi kepada para korban banjir. Dan contoh yang lain seperti kerjasama ekonomi dari negara Korea dan Indonesia yang semakin baik.
3.  Kemunculan artis-artis baru yang diambil dari orang Indonesia dan dilatih di Korea oleh manajemen Korea, seperti Galaxy SuperStar.

3.    Kesimpulan:
Dari kriteria-kriteria yang disebutkan di atas musik Hallyu/Korea lebih banyak memberikan dampak negatif dibandingkan dampak positif kepada negara Indonesia, tetapi dampak negatif tersebut timbul dikarenakan banyak sekali penyebab-penyebab yang ada dan penyebab tersebut sangat logis (Masuk akal), penyebab-penyebab tersebut ada yang bisa diatasi dan ada yang tidak bisa diatasi tergantung dari orang-orang yang ada di Indonesia. Dengan penyebab-penyebab yang ada di atas membuat demam KPop menjadi wajar-wajar saja apabila melanda negara-negara berkembang seperti negara Indonesia karena kurang majunya musik yang ada di Indonesia sedangkan musik Korea sangat jauh lebih maju dibandingkan musik negara Indonesia dan bahkan sekarang dapat dikatakan bahwa musik negara Korea mampu menyaingi musik-musik dari negara Barat, sehingga adanya rasa kemauan dari diri para orang Indonesia sendiri untuk merubah jalan pikirannya untuk lebih mencintai produk dalam negerinya sendiri mungkin dapat mengurangi dampak negatif dari  Hallyu Wave/Korean Wave yang masuk ke dalam negara Indonesia.

4.    Saran:
1.  Musik yang dihasilkan dari negara Indonesia harus lebih kreatif serta lebih inovatif lagi. Suatu perkembangan pasti menambah sedikit demi sedikit dan secara bertahap tidak dapat bertambah secara instan, sehingga para musisi di Indonesia harus lebih sabar lagi dalam memproduksi musik.
2.  Harus mengurangi perilaku plagiarisme yang ada Indonesia, sehingga artis Indonesia tidak dibenci oleh orang-orang Indonesia itu sendiri.
3.  Menyaring budaya yang masuk ke dalam negara Indonesia dimana budaya yang baik diserap dan budaya yang buruk ditolak.
4.  Kesadaran diri sendiri dari orang Indonesia untuk lebih mencintai produk dalam negerinya dibandingkan produk dari luar negeri, seperti contohnya negara Jepang dan negara Korea yang mencintai kebudayaannya sendiri (Dapat dikatakan fanatik) bahkan tidak peduli terhadap budaya dari negeri orang lain.
5.  Menjaga budaya-budaya dalam negeri agar tidak pudar dari waktu ke waktu.
6.  Pemerintah juga harus turut serta dalam industri musik, seperti negara korea yang mendapat perhatian lebih dari pemerintahnya dan dibantu dengan subsidi sehingga sekarang dapat sangat sukses dan membawa dampak positif bagi negaranya sendiri.
7.  Pemerintah juga harus menindak lebih tegas terhadap pembajakan-pembajakan yang terjadi di negara Indonesia, sehingga membuat musisi-musisi yang ada di Indonesia lebih bersemangat untuk menciptakan musik-musik yang baru dan lebih inovatif dari sebelumnya.

Thursday, May 30, 2013

Geografi Kehidupan



Persebaran Makhluk Hidup

·         Persebaran makhluk hidup ada 3 cara, yaitu:
  1.      Gang (koridor)      : Penyebaran melalui bermacam-macam habitat.
2.      Filter                      : Penyebaran melalui gang dengan kisaran habitat yang   terbatas, sehingga hanya sebagian biota saja yang menyebar.
3.      Untung-untungan    : Penyebaran yang kebetulan. Contohnya kelapa yang ada di pinggir pantai yang terbawa oleh air.

Ada 3 lingkungan utama/tempat tinggal (Biocyrcle) makhluk hidup, yaitu:
1.      Darat
2.      Air Tawar
3.      Air Asin

·         Faktor –faktor iklim yang menyebabkan penyebaran makhluk hidup di permukaan bumi tidak merata yaitu:

1.      Faktor Klimatik

a.       Suhu, kerena tidak semua makhluk hidup mampu hidup di segala suhu, mereka memiliki persyaratan suhu tersendiri.
b.      Kelembapan Udara, uap air yang terkandung dalam massa udara. Ada empat kelompok utama, yaitu xerophyta, mesophyta, hyqrophyta, dan tropophyta.
c.       Angin, alat transportasi yang memindahkan awan/uap air dari satu tempat ke tempat yang lainnya.
d.      Curah Hujan, air hujan yang turun ke permukaan bumi, akan menjadi persediaan air tanah.

2.      Faktor Edafik (jenis tanah) berpengaruh terhadap tanaman.

3.      Faktor Fisiologi, ketinggian tempat dan bentuk wilayah.

4.      Faktor Biotik, manusia mengolah dan memanfaatkan lingkungannya.
Persebaran tumbuhan di Indonesia:

1.      Pulau Sumatera           : Beringin raksasa, bakau, anggrek, pinus.
2.      Pulau Jawa                  : Akasia, pinus, jati, cemara, kina, rasamala.
3.      Kep. NT                      : Akasia, cendana, kayu putih, kemiri.
4.      Pulau Bali                    : Pala, kayu cempaka, cemara geseng.
5.      Pulau Kalimantan        : Kayu kamper, rotan, bambu, kayu samin.
6.      Pulau Sulawesi            : Anggrek putih, pinus, rotan, jati, agastin.
7.      Kep. Maluku               : Kayu putih, sagu, anggrek
8.      Pulau Papua                : Tumbuhan bakau, sagu, anggrek




·         Persebaran hewan di Indonesia:

Alfred Russel membagi persebaran fauna menjadi 3 bagian, yaitu:
1.      Wilayah Asiatis/ Barat/ Tanah sunda              : Kijang, kancil, trenggiling, pesut
2.      Wilayah Tengah/ Kep. Wallacea/ Peralihan    : komodo, tarsius, anoa, burung maleo
3.      Wilayah Australis/ Timur/ Tanah sahul           : cendrawasih, walabi, kasuari, opossum Garis yang membatasi persebaran fauna di wilayah Asiatis dengan wilayah Tengah disebut garis Wallacea, sedangkan garis yang membatasi persebaran fauna di wilayah Tengah dan wilayah Australis disebut garis Weber.

Sumber: nurulapriliyya.blogspot.com/